Kunjungan Sinode Gereja Toraja dan Yayasan Pendidikan Kristen Toraja ke IPEKA menjadi momen berharga yang memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan sekolah Kristen di Indonesia. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi menjadi ruang dialog yang bermakna. Kedua pihak berbagi visi, pengalaman, serta strategi dalam membangun pendidikan Kristen yang berdampak bagi gereja dan masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai topik penting turut dibahas. Mulai dari pengembangan kurikulum pendidikan Kristen, pelatihan dan pemberdayaan guru, hingga peran pendidikan dalam membentuk generasi masa depan yang berintegritas. Diskusi yang berlangsung menegaskan bahwa pendidikan Kristen memiliki tanggung jawab besar untuk membentuk murid secara holistik, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam karakter, iman, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kolaborasi ini, para pemimpin pendidikan saling bertukar praktik terbaik yang dapat memperkaya proses pembelajaran di sekolah.
Kunjungan ini juga menandakan bahwa ketika gereja dan pendidikan berjalan bersama, generasi masa depan dapat dibangun dengan fondasi yang kuat. Pendidikan Kristen berperan sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai iman dengan kebutuhan dunia nyata. Murid menjadi mampu tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana, tangguh, dan memiliki tujuan hidup yang jelas. Melalui pelatihan guru dan penguatan kurikulum, diharapkan kualitas pendidikan semakin relevan dengan tantangan zaman.
Lebih dari sekadar kerja sama institusi, kunjungan ini mencerminkan semangat melayani gereja sekaligus membangun bangsa. Sekolah Kristen tidak hanya mempersiapkan murid secara akademik, tetapi juga menjadi individu yang siap memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Melalui kemitraan yang kuat dan visi yang sama, pendidikan Kristen terus berkembang sebagai sarana transformasi yang membawa terang dan harapan bagi generasi mendatang.