Apa itu Soft Skills dan Bagaimana Mengembangkannya?

Sebagai orang tua, kita terkadang terlalu mementingkan prestasi akademis. Kita ingin memastikan bahwa nilai yang tinggi dapat membantu anak-anak kita agar diterima di universitas pilihan mereka.

Namun, ini dapat mengalihkan kesempatan mereka dari melakukan kegiatan non-akademis, seperti belajar bekerja paruh waktu, menjadi sukarelawan, atau mengembangkan bisnis kecil, karena belajar untuk ujian menjadi aktivitas yang lebih disukai.

Apa itu soft skill?

Soft skill (atau keterampilan praktis) dipelajari dari kegiatan melakukan hal-hal yang praktis dalam skenario kehidupan nyata. Beberapa contoh soft skill adalah komunikasi, kerja tim, kemampuan beradaptasi, pemecahan masalah, dan resolusi konflik. Ini adalah keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam pendidikan tinggi maupun dalam dunia profesional.

Penelitian telah menunjukkan berkali-kali bahwa anak-anak yang dididik oleh program pendidikan yang mempromosikan keterampilan manajemen emosional-sosial, cenderung memiliki karir yang lebih berhasil dan sikap yang lebih positif.

Untungnya, anak-anak muda masih mempunyai waktu untuk belajar soft skill di sekolah. Di Sekolah Kristen IPEKA, kami sangat menekankan pada pengembangan keterampilan akademis dan juga keterampilan praktis. Kami mendorong siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti organisasi siswa dan lainnya.

Pada akhirnya, siswa yang produktif tidak selalu terlihat seperti seseorang yang selalu mendapatkan nilai tertinggi di kelas, tetapi seseorang yang dapat beradaptasi dalam berbagai situasi.

Bisakah soft skill dikembangkan di rumah juga?

Kabar baiknya, soft skill juga dapat dikembangkan di rumah, atau setidaknya di luar sekolah. Jika Anda memiliki kerabat yang memiliki usaha, Anda dapat mendorong anak Anda untuk bekerja paruh waktu sebagai kasir, penjaga toko, atau layanan konsumen. Meskipun saat itu mereka tidak menerapkan ilmu yang mereka pelajari di sekolah seperti sains dan matematika, mereka akan menghadapi tantangan yang sangat nyata, yaitu berinteraksi dengan manusia.

Kesempatan lain adalah mengembangkan minat atau hobi mereka sekaligus juga memanfaatkannya. Misalnya, jika anak Anda menyukai seni visual dan mampu menggunakan alat desain grafis, mereka dapat mengerjakan proyek yang menggunakan keahlian mereka untuk membantu orang lain dan komunitas seperti gereja.

Sekolah Kristen IPEKA: Post (2020), Seorang Ibu Mengajarkan Anak Perempuan

Pastikan hobi tersebut terkait dengan pelayanan masyarakat. Membaca mungkin merupakan aktivitas individualis, tetapi membacakan cerita kepada anak-anak kecil dan menulis buku untuk mereka juga dapat menjadi tugas yang sangat menarik bagi anak Anda.

Bergabung dengan klub olahraga adalah cara termudah bagi anak Anda untuk mengembangkan soft skill sambil melakukan aktivitas yang paling mereka sukai. Olahraga tim membutuhkan kerja tim, koordinasi, kreativitas, dan keterampilan sosial yang aktif untuk mencapai kesuksesan sebagai sebuah kelompok.

Kesimpulan

Pada akhirnya tujuan pengembangan soft skill adalah untuk melengkapi dan menyeimbangkan
kemampuan akademis. Agar anak Anda dapat menggunakan keterampilan akademiknya di dunia nyata, mereka juga harus belajar bagaimana caranya hidup di dunia nyata. Ini seringkali menuntut kemampuan beradaptasi yang baik, keuletan yang tinggi, dan kreativitas.

Sekolah Kristen IPEKA berupaya untuk membantu anak Anda sukses di semua lini. Kami mengembangkan kecakapan akademis mereka dan menanamkan keterampilan hidup untuk membantu mereka mencapai kesuksesan. Bersama juga dengan firman Allah, anak Anda suatu hari nanti dapat menciptakan kehidupan yang kaya dan bermakna, semuanya sendiri.

Artikel Lainnya

Rahasia agar Anak Bersemangat Belajar di Rumah

Setiap orang tua tentu menginginkan kegiatan belajar yang efektif bagi anak-anaknya, tidak hanya di sekolah,…

Selengkapnya
Pemimpin Anakku

Seorang bapak ingin mengajak anaknya menghadiri sebuah pertunjukan musik. Ketika di pintu masuk, seorang petugas…

Selengkapnya
Murid Sekolah Kristen IPEKA lulus Seleksi SNMPTN 2021

Puji Tuhan selamat untuk 17 murid Sekolah Kristen IPEKA yang lulus seleksi SNMPTN 2021. Berikut…

Selengkapnya
Significant Purpose

Pada sebuah perjamuan makan, diletakkan beberapa peralatan makan ada sendok, garpu dan pisau di atas…

Selengkapnya