Permainan Klasik yang dapat Meningkatkan Kemampuan Berpikir

Dalam hal meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan logika, kita sering mengaitkannya dengan latihan otak yang intens. Meskipun demikian, ini dapat menjadi tantangan untuk diterapkan secara konsisten, terutama bagi kaum muda. Untungnya, ada cara yang lebih menyenangkan untuk mengasah pikiran dan meningkatkan kreativitas, yaitu dengan permainan papan yang klasik.

Sebuah studi yang dilakukan oleh psikolog di University of Edinburgh menunjukkan bahwa bermain game non-digital dapat meningkatkan keterampilan berpikir: seperti retensi memori, kecepatan berpikir, pemecahan masalah, dan lain-lain.

Sekumpulan anak-anak sekolah bermain permainan papan.

Monopoli

Monopoli merupakan permainan klasik yang melibatkan pembelian, penjualan, dan perluasan properti antara para pemain. Permainan ini bisa sesederhana atau serumit keinginan pemain. Monopoli mengajari anak-anak bagaimana mengevaluasi nilai aset mereka, dan juga keharusan berinvestasi dalam sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar.

Mancala

Mancala, yang lebih dikenal dengan nama tradisional congklak, merupakan salah satu permainan yang dapat dibilang pernah kita coba sebelumnya. Mancala merupakan permainan yang melibatkan dua pemain dengan papan kayu yang terdiri dari dua baris yang mempunyai enam lubang kecil dan dua lubang besar di setiap ujung berlawanan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Lubang-lubang ini biasanya diisi dengan cangkang, tetapi bisa juga diganti dengan benda kecil lainnya seperti kerikil atau kelereng.

Tujuan dari permainan ini adalah untuk mendapatkan jumlah cangkang yang terbanyak di area penyimpanan para pemain dengan cara memindahkan cangkang yang berada pada setiap lubang secara bergiliran. Permainan klasik ini mengajarkan para pemain untuk mengamati gerakan pemain lawan dengan hati-hati dan mengajari cara berpikir yang lebih kritis dengan gerakan mereka - suatu keterampilan yang berharga untuk mempertajam pikiran mereka.

Catur

Jika ada satu permainan papan yang tidak perlu diperkenalkan lagi, yaitu adalah catur - suatu permainan klasik yang membutuhkan pemikiran strategis untuk memainkannya, apalagi memenangkannya.

Ada alasan mengapa ilmuwan komputer menguji program artificial intelligence (AI) dengan menyimulasikan permainan catur. Ini adalah permainan yang sangat analitis yang melibatkan banyak variabel untuk diperhitungkan. Memahami aturan dasar catur dan pergerakannya pun merupakan pencapaian yang luar biasa, terutama bagi anak-anak.

Mirip dengan permainan yang kami sebutkan diatas, catur mempertajam keterampilan analitis dan melatih pikiran untuk mengamati hubungan suatu keputusan dengan keputusan yang lain.

Sebagai penutup, game klasik yang kami sebutkan diatas merupakan alternatif yang sangat baik untuk menghibur anak Anda yang juga dapat memfasilitasi pertumbuhan kognitif mereka.

Sekolah Kristen IPEKA

Di Sekolah Kristen IPEKA, kami berusaha untuk mendidik para generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter idaman dan juga bertanggung jawab. Karena kami adalah institusi yang berpusat pada nilai-nilai Kristiani, kurikulum kami mencerminkan ajaran dan nilai-nilai Kristen sebagai landasan untuk menanamkan karakter dan integritas untuk melengkapi pertumbuhan akademis mereka.

Pelajari lebih lanjut tentang program akademik dan kurikulum kami dengan mengunjungi situs web kami.

Artikel Lainnya

Sejarah Hari Pahlawan

10 November 1945 merupakan tanggal yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada hari itu puncak pertempuran…

Selengkapnya
Kenalilah Temperamen Anda

Pernahkah Anda mendengar istilah “temperamen” Lalu, apa perbedaan temperamen, karakter, dan kepribadian? Tim LaHaye dalam…

Selengkapnya
Kisah Sebuah Pohon Apel dan Anak

Mengapa anak sulit membangun relasi dengan orangtua? Berikut kisah untuk semua orang yang pernah menyebut…

Selengkapnya
Pendidikan Kristen

Dalam perspektif pendidikan Kristen, siapa yang paling bertanggung jawab dalam pendidikan anak? Alkitab menyatakan bahwa…

Selengkapnya